Perbedaan Motor Sesuai Jumlah Silinder-nya


Dalam perkembangannya, motor mengalami kemajuan pesat sejak awal diciptakannya. Begitu pula dengan mesinnya. Mesin dapat dibagi menurut silindernya, motor dengan cc kecil biasanya hanya menggunakan satu silinder seperti CB150R, Vixion, Tiger dan sebagainya dengan range 125-250cc. Mulai dari 250cc ke atas mesin sudah mulai menggunakan 2 silinder seperti Ninja 250, CB500R dan Kawasaki ER-6N. Untuk cc di atas 650, rata-rata motor sudah mulai menggunakan 3 silinder. Contohnya MV Agusta F3 675.

MV Agusta F3

Sebenarnya besar cc tidaklah terlalu mempengaruhi jumlah silinder. Hanya saja jumlah silinder disesuaikan dengan posisi motor tersebut. Sebagai contoh motor dengan cc 250, biasanya sudah mulai menggunakan 2 silinder. Jika pabrikan ingin mencangkokkan 3 silinder tidak akan menjadi masalah. Hanya saja harga kemungkinan besar akan melambung tinggi dan akan mempengaruhi penjualan karena mesin 3 silinder tergolong mahal untuk sebuah motor 250cc.

Untuk kali ini, saya tidak akan membahas terlalu banyak mengenai mesin silinder. Hanya ingin memberikan beberapa video yang memberikan setidaknya gambaran kepada Anda bagaimana sih perbedaan mesin silinder dari suaranya.

Untuk mesin 1silinder adalah mesin dengan suara yang paling kasar. Bila Anda amati baik-baik, suaranya akan terdengar 'Roongg"

 

Mesin 2 silinder akan kentara sekali seperti yang dimiliki oleh Ninja 250 R. Suaranya akan terdengar lebih halus 'Rungg'....


Pada mesin 3 silinder suara akan mulai terdengar ganas dan agresif. Bunyi dari knalpot 3 silinder akan bersuara 'Rangg'...



Suara Mesin MV Agusta F3

Yang terakhir adalah mesin dengan 4 silinder. Mesin 4 silinder memiliki ciri-ciri suara yang paling khas. Seperti bila dibandingkan dengan mobil, maka sudah sekelas dengan Aston Martin atau Ferrari. Hanya saja buatan Jepang. Mesin 4 silinder akan bersuara Zingg.. Zingg..

 Kawasaki Z1000 sound

Semoga bermanfaat.. :D


Unknown

No comments:

Post a Comment

Instagram