Pages

Monday, March 20, 2017

KTM E-Speed, Skuter Elektrik Pabrikan Austria


Jika belakangan terakhir, KTM berfokus pada pengenalan produk terbaru mereka pada kelas heavyweight, mulai dari model RC hingga Super Duke. Kali ini, KTM mencoba melakukan terobosan dengan memperkenalkan motor skutik bertenagakan listrik. KTM dikabarkan sedang mengembangkan sistem drivetrain untuk motor ini. Dengan tenaga maksimal mencapai sekitar 15 HP dan torsi mencapai 36 Nm, motor ini dapat menembus di atas 80 km/j.

Mengandalkan baterai dengan kapasitas 4,36 kWh yang dapat terisi penuh dalam 2 jam saja dan dapat menempuh 64 km. Motor ini menggunakan suspensi WP dan juga sistem pengereman ABS. Seperti pada produk KTM lainnya, motor ini terlihat sporty dan ringkas dengan memperlihatkan sasis oranye dan body yang aerodinamis dengan lengan ayun satu sisi pada bagian belakang.

Begitu juga pada bagian depan, suspensi hanya menggunakan satu sisi yang dimungkinkan karena bobot motor ini tidaklah terlalu berat. Selain itu, ban yang digunakan juga tergolong besar untuk ukuran sebuah skutik



Itulah setidaknya yang dapat saya sampaikan. Sekian dari saya. Semoga bermanfaat.

Thursday, March 2, 2017

Agenda Penggunaan Garis Pemisah Jalan Untuk Motor di Amerika


Lalu lintas di luar negeri, khususnya bagian barat seperti Amerika, Eropa dan Australia memang memiliki peraturan yang ketat akan segala hal. Mulai dari keselamatan kerja, kesejahteraan penduduk hingga keselamatan di jalanan. Dengan standar yang tinggi, akan membuat kita yang tinggal di Indonesia tidak terbiasa dengan peraturan di sana. Anda tidak bisa begitu saja memotong atau menyalip kendaraan lain dengan kondisi tertentu. Untuk pembuatan lisensi penuh berkendara saja membutuhkan bertahun-tahun. Anda juga tidak dapat menggunakan kendaraan dengan power terlalu besar pada saat mendapat lisensi pertama Anda.

Untuk motor sendiri, terdapat beberapa peraturan berbeda. Mereka diperbolehkan masuk ke jalan tol karena populasi roda dua di sana tergolong sedikit. Berita terakhir, salah satu bagian negara di Amerika, yakni Utah, mempertimbangkan penggunaan garis pemisah atau yang biasa disebut Line-Splitter untuk dapat digunakan motor menyalip pada kondisi tertentu. Ini dilakukan untuk mempermudah pengendara roda dua saat lalu lintas padat atau macet.

Hal ini mulai dipertimbangkan, meskipun muncul berbagai macam reaksi. Beberapa tidak setuju dengan hal ini, seperti mengatakan ini berbahaya, bagaimana bila di tengah jalan mereka tidak sengaja membuka pintu mobil dan mengenai motor yang lewat. Ada juga yang mengatakan setuju, jika mereka benar-benar dapat membuktikan mereka berkendara dengan baik. Tetapi beberapa menjawab, bagaimana bisa Anda membuka pintu mobil di tengah jalan.


Ini semua masih wacana, tetapi di berbagai bagian negara, seperti Texas, Washington dan sebagainya sudah menjalankan program ini. Di Texas, mereka dapat melewati garis pemisah jika kendaraan di jalan berjalan sekiranya dibawah 30 km/j dengan kecepatan maksimal 40 km/j  dan tidak diperbolehkan di zona sekolah dimana banyak anak-anak menyeberang dan dapat terjadi kecelakaan.

Sedangkan pada bagian negara lainnya, memiliki kecepatan berbeda-beda dan pengendara motor harus menggunakan helm untuk mengurangi resiko kecelakaan. Setidaknya itu saja yang dapat saya sampaikan. Sekian dari saya. Semoga bermanfaat.