Pages

Monday, October 31, 2016

Yamaha NVX 155


Beberapa hari yang lalu Yamaha meluncurkan motor terbarunya yang diberi nama NVX 155 atau yang di Indonesia disebut dengan nama Aerox.. Setelah menjadi pembicaraan hangat di media otomotif dalam beberapa bulan terakhir ini, akhirnya Yamaha merilis motor skutik yang kabarnya akan berhadapan langsung dengan motor skutik Honda dengan kapasitas mesin sama, tetapi memiliki dimensi body yang sama dengan NVX, yakni Vario 150..

Dengan mata tajam dan sipit, Yamaha berusaha memberikan tampilan desain yang agresif dan juga kekinian.. Meskipun lampu sign depan masih menyatu dengan body, tetapi letaknya sedikit berbeda, yakni sedikit ke bawah, di antara tebeng depan dan fender depan.. Berhubung MotoGP kemarin dilaksanakan di Malaysia, maka Valentino Rossi pun turut hadir dalam perilisan produk matic Yamaha..


Selain membuka kain, sang brand ambassador turut memberikan tanda tangan pada bagian depan motor.. Dengan menggunakan mesin 155cc, SOHC 4-tak, berpendingin cairan, motor ini sudah selangkah di depan dengan sistem pendingin yang modern.. Beberapa kelebihan lainnya adalah penggunaan layar LCD full digital, pegangan peumpang yang sudah menyatu dengan body, lampu belakang LED dan juga lampu sign belakang yang sudah terpisah dari body, seperti motor sport pada umumnya..


Kelebihan lainnya, sudah menggunakan sistem keyless starter yang juga kekinian dan modern.. Spesifikasi dan harga menyusul.. Kita tunggu saja perilisannya di Indonesia.. Sekian dari saya.. Semoga bermanfaat..


Sunday, October 30, 2016

2016 Race MotoGp Sepang, Malaysia


Seminggu telah berlalu sejak kemenangan Crutchlow di seri Phillip Island di Australia pada 23 Oktober lalu, diikuti oleh Rossi dan kemudian oleh Vinalles dengan kondisi cuaca yang berubah cukup ekstrim dari latihan hingga race dimulai.. Begitu pula pada race di negeri Jiran ini cukup tidak bersahabat dan akibat dari kondisi itu, race ditunda selama 15 menit dan mengalami pengurangan putaran dari 20 ke 19..

Meskipun begitu, seri kali ini merupakan sebuah momen yang tidak terlupakan untuk Andrea Dovizioso dengan tim Ducati-nya yang mencetak kemenangan perdananya di race ke-17 dan sekaligus mencetak rekor MotoGP dengan title 9 pembalap berbeda yang menang dalam satu musim 2016 ini..

Sayangnya untuk Marc Marquez, kembali keluar dari balapan karena jatuh dan ini sudah kedua kalinya sejak kemenangannya di seri Twin Ring Montegi, Jepang.. Di lain sisi, ini merupakan berita baik untuk Rossi yang berhasil mengunci posisi runner-up dimana yang pada race sebelumnya posisinya masih dapat dikejar dan pada race yang tersisa 1 seri lagi, kemungkinan Lorenzo mengejar poin Rossi sudah tertutup dengan jarak 28 poin, sedangkan untuk satu serinya, juara pertama maksimal mendapatkan 25 poin..

Dua posisi sudah diamankan, sekarang tinggal posisi ketiga yang masih terbuka untuk diraih.. Dan kandidat pembalap yang dapat mengambil posisi ketiga adalah Lorenzo dan Vinales yang raihan poinnya hanya berbeda 17 poin.. Dapatkah Vinales melewatinya..? Atau justru Lorenzo..? Kita lihat saja pada seri terakhir MotoGP di Valencia minggu depan..

2017 MV Agusta Dragster 800 RC Limited Edition


Seperti artikel sebelumnya yang membahas sebuah produk koleksi dari MV Agusta 800 Lewis Hamilton Edition yang kabarnya hanya akan diproduksi 244 unit saja.. Berita terbaru berhasil meliput sebuah Dragster versi RC yang melengkapi jajaran produk dengan warna khas merah-hijau dan putih yang melambangkan negara Italia..

Motor ini ditujukan bagi penggemar performa yang tidak meninggalkan sisi estetikanya, sebuah motor sport yang memiliki teknologi yang baik.. Mesin 3 silindernya yang ringan dan performanya bagus mampu menghasilkan 140 HP pada 13.100 rpm.. Mesinnya berbobot  52 kg dan dengan menggunakan counter-rotating crankshaft yang berputar berlawanan arah dengan putaran ban yang ke depan..


Dengan instrumental digital berbasis LCD yang memberikan informasi penuh pada pengendara, motor ini juga dibekali dengan ECU yang khusus dibuat untuk MV Agusta sehingga mesinnya dapat dikonfigurasi dengan 4 riding mode yang mengatur respon motor, rev limiter, pengaturan torsi mesin, sensitivitas bukaan gas dan engine brake.. Penggunaan Quickshifter EAS 2.0 akan banyak berperan perpindahan gigi secepat mungkin, tanpa jeda yang berarti.. Kontrol traksi juga dibedakan dalam 8 tingkatan, mulai dari traksi penuh yang memungkinkan banyaknya spinning pada ban hingga penggunaan elektronik yang akan mengambil alih dan mengatur tingkat traksi yang dibutuhkan..


Yang membuatnya ringan juga dikarenakan penggunaan material yang terbuat dari carbon fiber yang membuat model ini cukup spesial.. Penggunaan fender depan, penangkal panas radiator digabungkan dengan peleknya yang ringan membuatnya terlihat menawan.. Menggunakan lengan ayun model single dan kaliper rem Brembo 4 piston yang menggunakan cakram berukuran 320mm, motor ini hanya diproduksi pada angka 350 unit..



Sekiranya itulah yang dapat saya sampaikan untuk artikel kali ini.. Sekian dari saya.. Semoga bermanfaat..

Friday, October 28, 2016

MV Agusta Dragster 800 Lewis Hamilton Edition


MV Agusta melakukan kerja sama dengan salah satu pembalap terkenal di kejuaraan balap roda empat yang memiliki prestise tinggi, yakni Lewis Hamilton yang berasal dari Inggris dan membalap untuk tim Mercedes AMG Petronas dan sejak menekuni profesi ini sudah menjuarai 3 titel juara dunia pada 2008, 2014 dan 2015 dengan nomor 44.. Motor ini memiliki banyak kesamaan dengan model aslinya, hanya saja untuk menambah koleksi jenis motor ini dengan memberikan konsep yang liar dengan tampilan ala Lewis..

Dengan menggunakan kombinasi warna merah, putih dan hitam, motor 800cc tiga silinder ini tampil dengan body dari carbon fiber.. Tidak ada perubahan khusus pada sektor mesin, tetap dengan 140 tenaga kudanya, motor ini akan memiliki range harga yang lebih tinggi.. Sebagai info, Dragster merupakan motor yang memiliki mesin, sasis, dan setting-an yang sama dengan model Brutale, hanya saja Dragster tampil lebih agresif dengan buntut pendek, handlebar lebih datar dan ban lebih lebar menggunakan Pirelli Diablo Rosso II yang memiliki ukuran 200/50-17 yang semakin nyaman untuk lean angle besar..


Versi LH 44 ini mendapatkan berbagai macam perubahan warna, terutama pada bagian pelek, garpu suspensi, sasis teralis dan engine cover.. Perubahan lainnya terletak pada jok hitam dengan jahitan merah yang mewah dan pedal kopling dan rem berwarna merah dan logo LH yang tertera pada bagian tangki, fender depan dan jok belakang.. Diproduksi terbatas pada angka 244..



Itulah sekiranya yang dapat saya sampaikan.. Sekian dan terima kasih..

Thursday, October 27, 2016

2017 Honda CBR1000RR SP dan SP2, Dua Petarung Honda di Kelas 1000cc


Tidak lengkap rasanya, jika kemarin kita membahas mengenai dua pabrikan besar yang mengeluarkan motor andalannya yang dirilis dalam dua tipe, kali ini saya ingin membahas pabrikan ketiga yang juga mengambil langkah yang sama pada petarung kelas 1000cc-nya, yakni Honda CBR1000RR SP dan SP2 yang memiliki serupa tapi tak sama.. Bahkan warna pada grafisnya hanya dibedakan dengan terang-gelapnya saja..


Diperkenalkan secara resmi pada pameran Intermot di Jerman beberapa minggu lalu, Honda sebelumnya sudah memberikan bocoran dan teaser yang cukup membuat penasaran.. Dengan banyaknya masukan, Honda berhasil menambahkan berbagai fitur yang berpengaruh pada berkurangnya bobot kendaraan, tambahan tenaga dibanding pendahulunya dengan teknologi terkini yang membuatnya memenuhi kriteria uji emisi Euro 4, 15 kg lebih ringan, tetapi mendapatkan tambahan tenaga 10 HP lebih tinggi dan 68% parts-nya baru..


Jika memang faktanya Honda memang mengurangi bebannya tersebut, maka diperkirakan bobotnya menjadi 195 kg (beserta bahan bakar) dan menjadi salah satu yang teringan di kelasnya dibanding motor sejenis dari Yamaha, Kawasaki, Suzuki dan BMW.. Hanya Panigale 1299 yang memiliki bobot lebih ringan, yakni 190,5 kg.. Dengan berkurang bobotnya, maka power-to-weight ratio-nya meningkat 14% dari model terakhir..


Dilihat dari sasisnya, Honda menggunakan model yang sama dari pendahulunya yang memang terkenal akan ketangguhannya dan mendapatkan sedikit perubahan dengan lebih slim yang membantu mengurangi bobotnya sebanyak 300 gram.. Sub-frame-nya yang terbuat dari alumunium juga dirombak sehingga bobotnya berkurang 600 gram.. Begitu pula dengan lengan ayun yang mendapatkan pengurangan ketebalan dan memotong 300 gram dari bobot aslinya.. Dan juga model peleknya yang berkontribusi akan pengurangan bobot sebanyak 100 gram..


Bagian fairing-nya pun menjadi lebih tipis mengikuti sasisnya yang juga lebih ramping.. Dan menggunakan titanium pada tangkinya dan masih jarang digunakan pada motor produksi massal yang mengurangi bobotnya sekitar 1,3 kg dan sasisnya juga turut berperan pada berkurangnya guncangan dan oleng saat berkendara sebanyak 10% dan 15%..


Untuk bagian elektronik mengalami penambahan fitur pada sensor, Inertial Measurement Unit, electronic control suspension semi-aktif dari Ohlins berdiameter 43mm NIX 30 EC dan suspensi belakang TTX 36 EC yang memiliki control unit dibawah jok penumpang.. Juga dilengkapi dengan ride-by-wire pada mesin 4 silinder segaris dengan teknologi Honda Selectable Torque Control (HSTC) dengan sistem 9 tingkatan yang berintegrasi dengan sensor roda dan IMU untuk mengukur tingkatan selip pada ban dan sudut rebah motor..


HSTC membantu mengeliminasi adanya selip berlebih pada roda, wheelie dan engine-brake control yang mengontrol traksi saat ban depan mulai terangkat.. Terdapat 3 mode yang berperan pada kecepatan, kenyamanan atau ditengah-tengahnya dan 2 mode yang dapat dimodifikasi sendiri pengeluaran tenaga, traksi, engine brake dan suspensi elektrik.. ABS-nya pun sudah update dengan adanya fitur pencegahan mengangkatnya ban belakang, dan pengereman yang diukur dari sudut rebah motor atau yang biasa kita kenal dengan teknologi Cornering ABS..



Speedo-nya kini full colour yang dapat menampilkan 3 tampilan, berupa street, circuit dan mechanic yang menginformasikan pengendara dan mesin, dengan adanya pengukur sudut rebah dan lap time dan sebagainya.. Bore dan stroke-nya berukuran 76mm x 55mm dan kompresi mesin yang meningkat dari 12,3:1 menjadi 13:1.. Begitu pula timing pada intake dan exhaust yang dioptimalkan sehingga putaran mesinnya meningkat menjadi 13.000 rpm dari yang sebelumnya 12.250 rpm..


Bagian radiator juga memberi sumbangsih sebesar 100 gram dengan ukurannya yang 30mm lebih kecil, tetapi diberikan core dengan kepadatan tinggi untuk dapat mengurangi panas mesin sebesar yang dapat dilakukan pada versi lama yang lebih lebar.. Versi SP diperkirakan dijual dengan harga dibawah $20.000.. Untuk versi SP2 akan diproduksi global terbatas 500 unit untuk dua tahun ke depan dan memiliki ukuran-ukuran dalam mesinnya yang berbeda dari versi SP, dan menggunakan pelek Marchesini dari alumunium..


SP2 juga kabarnya akan mendapat revisi untuk bagian mesinnya dan sayangnya untuk mendapatkan revisi ini tidak akan mudah, jika Anda bukanlah bagian dari tim balap profesional dan motor ini berharga di bawah $25.000.. Satu lagi, masih ada versi standar yang akan diumumkan pada November mendatang dan tidak menggunakan suspensi Ohlins dan rem Brembo, melainkan Showa untuk suspensi dan Nissin sebagai piranti rem.. Menggunakan grafis warna hitam, seperti pada spyshot sebelumnya, sepertinya itu yang akan menjadi model standar..




Setidaknya itu yang dapat saya sampaikan.. Sekian dan terima kasih..

Yamaha R1M vs R1S, Quality vs Quantity..


Belakangan ini pabrikan-pabrikan terutama Jepang berusaha memberikan kemudahan bagi para calon pembeli produknya dengan memberikan lebih dari satu model pada satu jenis produknya.. Memungkinkan pembeli memilih motor dengan spek lebih tinggi atau standar sesuai keinginan dan udget yang dimilikinya.. Suzuki memberikan pilihan GSX-R1000 dan GSX-R1000R, Honda menawarkan CBR1000RR SP dan SP2 yang memiliki perbedaan dan diproduksi terbatas..Di sisi lain, pabrikan Eropa menawarkan upgrade yang kurang efektif karena harus membeli dan memasang secara terpisah..


Balik lagi ke Yamaha, ternyata ada perbedaan harga yang mencolok dari R1m dan R1S, yakni $15.000 untuk sebuah R1S yang menggunakan body plastik, pelek 5 palang dari alumunium, grafis dan warna berbeda dan suspensi biasa yang menggantikan suspensi active electronic race dari Ohlins yang hanya ada di versi 'M', sedangkan R1M seharga $22.000 dengan menggunakan body carbon fiber, pelek ukuran sama berbahan magnesium yang ringan dengan ban street yang lebih tahan lama.. Dan juga batang piston titanium yang ada di model M menggantikan bahan konvensional berupa baja.. Dengan bobot yang lebih besar, membuat putaran mesinnya 2.000 rpm lebih rendah.. cmiiw..


Ini membuat putaran pada versi M meningkat menjadi 14.200 rpm, sedangkan versi 'S' mentok pada 12.200 rpm.. Karena putaran mesinnya lebih rendah, maka R1S lebih sering meraung pada batas putarannya ketimbang versi 'M' dan membuatnya lebih sering mengganti gigi.. Kenyamanan pun didapatkan lebih pada versi 'M' dengan suspensi yang dapat diatur dengan hanya menekan tombol dan membuatnya mampu meredam guncangan lebih baik dan memberikan kontrol sasis lebih baik..


Setelah pengetesan didapatkan hasil, R1M memiliki kelebihan terutama pada putaran mesin dan suspensi dengan harganya saja yang memang lebih mahal, tetapi tetap sepadan, sedangkan pada bagian mesin, R1M mampu memberikan 164,7 tenaga kuda @12.500 rpm dan 163,1 tenaga kuda @11.770 pada versi 'S'.. Sedikit berbeda dengan torsinya, 100,73 Nm @8.800 rpm pada versi 'M' dan 102 Nm @8.830 rpm pada versi 'S'.. Bobot pun berbeda dimana versi 'M' sedikit lebih ringan, yakni 190 kg dan 191,4 kg untuk R1S..

Itulah setidaknya yang dapat saya sampaikan.. Sekian dan terima kasih..

2017 GSX-R1000 dan GSX-R1000R


Belakangan ini Suzuki mulai menggebrak dunia roda dua dengan kembalinya ke MotoGP pada 2015 lalu..  Kembalinya Suzuki di ajang balap roda dua tersebut juga digunakan sebagai momentum untuk meluncurkan produk-produknya dan meningkatkan penjualan mereka yang sempat lesu, terutama di Indonesia dimana Satria FU menjadi tulang punggung Suzuki di Indonesia.. imho.. Dan seperti pabrikan lain yang mengeluarkan dua jenis motor pada satu produk, Suzuki juga melakukan hal yang sama pada motor fairing-nya..


Kemenangan Vinales dan juga posisinya yang sekarang cukup menguntungkan, membuat nama Suzuki mulai bersinar kembali.. Hadir dengan livery MotoGP, produk-produk Suzuki tampil menawan dan khas.. Apalagi terakhir kali, Suzuki meng-update mesinnya pada 2009 lalu.. Mesin terbarunya memiliki ukuran bore x stroke, 76 mm x 55,1 mm segaris 4 silinder dengan redlines mencapai 14.500 dan menggunakan sasis yang terinspirasi dari model MotoGP dan sudah dilengkapi dengan teknologi ride-by-wire ditambah suspensi balance free merek Showa..


Target Suzuki kali ini adalah membawa GSX-R1000 kembali ke puncak dengan meningkatkan tenaga mesin dan perbaikan sasis, mengurangi beban dan meningkatkan segala sisi keamanan dengan bantuan teknologi elektrik seperti yang saya sebutkan di atas (ABS, ride-by-wire, suspensi free balance).. Beberapa contoh aplikasinya adalah pembatasan akselerasi saat roda depan mulai terangkat.. Mesin menjadi lebih panjang 20mm ke depan akibat perubahan sudut silindernya dari 32 derajat menjadi 26 derajat..


Seperti inilah sasis dari GSX-R1000.. Perbedaan yang mencolok terlihat pada suspensi depan yang dibedakan warnanya, hitam pada model biasa dan warana oranye, beserta Balance Free Suspension tertanam di model GSX-R1000R.. Dan dengan meningkatnya performa motor, Suzuki juga menginginkan sebuah motor yang juga mudah dikendalikan dengan memperkuat putaran bawah-menengah.. Tidak hanya sebuah motor yang bertenaga besar, tetapi meningkatkan kenyamanan pengendara akan sebuah motor performa yang mudah dikontrol.. Dengan perubahan pada bagian mesinnya, seperti katup yang lebih kecil dan pendek yang meningkatkan timing pembakaran dan berdampak pada torsi yang lebih baik..


Katup yang bergerak lebih cepat memungkinkan adanya pengurangan berat yang tidak diperlukan pada valve train.. Dengan menggunakan teknologi SR-VVT (Suzuki Racing Variabel Valve Timing) yang sudah digunakan Suzuki selama 10 tahun di MotoGP.. Sistem ini menghasilkan torsi yang jangkauannya lebih lebar dan putaran tinggi yang kuat.. Karena mesin sebelumnya dapat menghasilkan 183 tenaga kida pada 11.500 rpm, dengan mesin baru yang memiliki putaran mesin 1.000 rpm lebih tinggi, maka diperkirakan mesinnya akan mendekati 200 tenaga kuda..

Bagian knalpot pun mengalami perubahan dan yang terakhir ini menggunakan bahan titanium.. Selain itu, kompresi mesinnya meningkat menjadi 13,2:1 dari sebelumnya yang hanya 12,9:1.. Tingkat kompresi yang tinggi ini meningkatkan torsi di segala putaran.. Suzuki Clutch Assist System juga membatasi efek engine-braking dan meningkatkan tekanan pada kopling sehingga dapat menggunakan per yang lebih ringan dan berdampak pada tarikan kopling lebih ringan pula..


Piranti keselamatan rem juga sangat diperhatikan dengan penggunaan kaliper Brembo Monolock dengan ukuran cakram 320mm.. Peleknya pun menggunakan 6 tiang tipis dengan ban depan berukuran 120/70ZR-17 dari Bridgestone dan bagian belakang ukuran 190/55ZR-17 Bridgestone RS10 series.. Bagian elektronik berupa prosesor ganda Electronic Countermeasures 32-bit dengan sistem kontrol traksi Motion Track dengan 10 mode dan Inertial Measuring Unit, beserta Suzuki Drive Mode Selector, Launch Control System, Suzuki Easy Start System yang memungkinkan starter mesin dengan sebuah tombol, layaknya pada mobil-mobil sekarang ini..

Tidak tanggung-tanggung, Suzuki juga memberikan teknologi Low RPM  Assist yang akan membuat motor tidak mati saat putaran terlalu rendah tanpa kopling, seperti pada kendaraan otomatis yang dibantu dengan Idle Stepper Control yang memasok udara untuk menstabilkan RPM.. Belum berhenti di situ, Suzuki juga menanamkan Motion Track Brake System khusus GSX-R1000R yang akan mencegah ban belakang terangkat saat mengerem dengan mengatur tekanan pada rem depan untuk mengurangi angkatan..

Panel instrumen LCD dan pencahayaan full LED, serta sensor kecepatan pada roda depan-belakang, crank position, posisi gir dan sebagainya sebagai bukti keseriusan Suzuki pada Gixxer 1000cc-nya.. Itulah sekiranya yang dapat saya sampaikan.. Sekian.. Semoga bermanfaat..

Monday, October 24, 2016

2017 Ducati Monster 800 Terlihat di Jalanan


Beberapa waktu lalu, tepatnya bulan kemarin, beredar gambar spyshot Ducati Monster dengan mesin 800cc untuk model 2017 yang tampil minimalis terutama jika dilihat pada bagian ekor yang meruncing dan jok yang cukup tebal.. Diikuti dengan rear fender yang terlihat kuat namun dengan dimensi tidak terlalu besar.. Beberapa menyayangkan keputusan Ducati untuk menggunakan pendingin mesin udara yang sudah jarang dipakai motor-motor ber-cc besar..


Dengan bentuk sasis terbaru dan swing arm yang sama dengan Ducati Scrambler.. Mesin 803cc-nya dikabarkan mampu menghasilkan tenaga lebih dari 70 HP.. Sasis tralis-nya pun ada sedikit kesamaan dengan model Scrambler dan jika kita melihat dari belakang, terlihat sub-sasis yang terhubung dengan bagian belakang dan suspensi belakang yang membuat ujungnya terlihat lebih kecil.. Untuk pengereman digunakan dual cakram dengan kaliper Brembo dan sudah dilengkapi dengan berbagai macam fitur seperti kontrol traksi, mode berkendara dan ABS..

Motor ini posistioning-nya diperkirakan akan berada di antara Monster 821 dan Scrambler termahal.. Sekian dari saya.. Semoga bermanfaat..

2017 Suzuki GSX-R250



Setelah kemarin secara diam-diam Suzuki mengetes sebuah motor yang memiliki ciri-ciri sang legenda, Gixxer.. Ternyata hari ini saya dikejutkan dengan adanya gambar-gambar gamblang yang memperlihatkan detail body dari penantang R25 dan Ninja 250.. Mulai dari lampu depannya yang memiliki sudut tajam, ban depan tergolong besar khas motor 250cc.. Mesin masih menggunakan kubikasi 248cc SOHC yang digunakan pada motor jenis GW250.yang di Indonesia kita kenal dengan Inazuma..


Dengan komposisi ukuran bore dan stroke, serta kompresi mesin yang sama dengan Inazuma, Suzuki mengklaim motor ini mendapatkan sedikit penambahan tenaga, yakni 24,7 HP (18,4 kW) pada 8.000rpm dan torsi 17,3 lb-ft (23,4Nm) pada 6.500 rpm.. Disini terlihat sekali karakter mesin SOHC yang memiliki putaran rendah dan galak di putaran awal.. Selain itu bobotnya 392,4 pon atau sekitar 178kg dan 11 pon (5kg) lebih ringan dari Inazuma..


Begitu pula dengan suspensi diameter 37mm KYB teleskopik untuk bagian depan dan peredam kejut dari pabrikan yang sama untuk bagian belakang.. Pengereman menggunakan model 2 piston dengan kaliper Nissin dengan diameter 290mm (depan) dan piston tunggal dengan diameter cakram 240mm untuk bagian belakang.. Dengan segala yang telah dirancang, GSX-R250 terlihat fokus lebih kepada ramah harga dibanding performa tinggi..

Tidak tanggung-tanggung, Suzuki memberikan 6 pilihan warna, mulai dari kombinasi hitam-merah, putih-biru, hitam-gold, hitam polos, putih polos dan yang terakhir livery MotoGP..





Setidaknya itu yang dapat saya sampaikan saat ini.. Sekian dari saya.. Semoga bermanfaat..

2016 MotoGP Phillip Island, Perebutan Posisi 2 dan 3


Hari Minggu yang berat kemarin telah terlewati dan banyak hal tidak terduga terjadi.. Mulai dari jatuhnya sang juara, di putaran ke-10 akibat keterlambatan saat mengerem dan melebar pada putaran ke-4 hingga Marc memutuskan untuk memperbesar sudut kemiringan motornya yang membuat ia kehilangan traksi ban depan dan terjatuh.. Kemenangan Cal Crutchlow, pembalap LCR Honda di seri GP Australia ini dan juga podium ketiga untuk Maverick Vinales yang pada sisa musim ini akan berusaha maksimal untuk merebut posisi ketiga pada kejuaraan musim ini..


Vinales mengatakan bahwa ia masih memiliki kesempatan untuk menyusul poin Rossi yang terpaut 35 poin, dan menduduki juara dua.. Tetapi Vinales berusaha realistis dimana ia mengatakan Rossi bagus di dua trek terakhir, yakni Valencia dan Malaysia.. Selain itu poin yang terpaut cukup jauh membuat Vinales memilih merebut posisi ketiga dari Lorenzo yang hanya terpaut 11 poin saja dimana Lorenzo hanya berhasil finish di posisi ke-6..

Hal lainnya yang berbeda dari balapan kali ini juga adanya pertukaran pembalap untuk tim pabrikan Honda yang biasanya diisi oleh Dani Pedrosa, digantikan oleh Nicky Hayden dengan nomor 69 dimana Nick tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi.. Selain itu, dengan perubahan cuaca yang tidak menentu pada saat kualifikasi membuat hasilnya sulit ditentukan..

Begitu juga saat balapan dimana jalanan masih dingin dan tidak bersahabat untuk pemanasan ban dan itu menjadi kendala setiap pembalap.. Tetapi pada akhirnya Crutchlow memenangkan seri ini dan selamat untuk Cal.. Apa yang akan terjadi di 2 balapan terakhir..? Kita tunggu saja..