Pages

Thursday, August 13, 2015

Satria FU, Honda Sonic, Jupiter MX-King, siapakah juaranya..? Part 2

Jika tadi kita membahas ketiga jagoan ayago ini dari sisi desain, yuk sekarang kita bahas segi performa dan fitur yang dimilikinya.. Tanpa basa basi yuk kita simak..


Satria FU menggunakan mesin 150cc, DOHC, dengan sistem pendinginan udara. Mesin diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 16 ps pada 9,500 rpm dan torsi sebesar 1.27 kgm pada 8,500 rpm (12.45 Nm). Ditambah sistem transmisi 6 percepatan membuat motor ini disenangi oleh anak-anak muda, ditambah harga yang cukup terjangkau, plus performa menyerupai motor sport menjadikan motor ini digandrungi. Memiliki kompresi mesin 10.2 : 1 dan bobot sebesar 95 kg, secara keseluruhan motor ini enak untuk diajak berkendara.

Setelah membahas bagian mesin, yuk kita membahas fitur-fitur pada motor satu ini. Salah satu fitur pencegah keborosan adalah adanya indikator eco mode, sesuai setingan yang diinginkan, performa mesin handal dan juga sistem pengereman yang sudah menggunakan cakram pada ban depan dan belakang. Sayangnya motor ini cenderung boros dan memiliki tangki yang kecil, yakni 4.9 liter membuat para penggunanya sedikit kerepotan dengan masalah ini.

Sekarang yuk kita bahas power weight to ratio yang secara di atas kertas mampu menelusuri tenaga murni yang dihasilkan dari mesin dengan bobot yang dimiliki motor. Dari mesin yang mampu menghasilkan 16 ps (pferdestarke) bahasa Jerman-nya horsepower atau tenaga kuda, setelah dikonversi didapatkan hp sebesar 15.57.. Sedangkan bobot sebesar 95 kg didapatkan power sebesar 0,164 hp/kg. Sedangkan untuk torsi didapat 0.131 Nm/kg. Yuk kita tampung dulu power and torque to weight ratio dari Satria FU.



Untuk Sonic sendiri, pabrikan Honda telah memasang mesin dengan kapasitas sebesar 150cc atau lebih tepatnya sekitar 148.2cc yang sanggup menyemburkan tenaga sebesar 11.5 kw pada 9,000 rpm dan torsi sebesar 13.5 Nm pada 8,500 rpm. Dengan mesin DOHC berpendingin air digadang-gadang motor ini memiliki tarikan yang mantap. Honda Sonic ini memiliki kompresi mesin yang tinggi, yakni 11.3 : 1 dan bobot sebesar 114.2 kg. Desainnya yang agresif dan futuristik membuat motor ini cukup ditakuti pabrikan 'S'.

Untuk fitur-fiturnya Honda sudah mempersiapkan secara matang untuk motor satu ini.. contoh, lampu LED sebagai lampu senja, lampu utama dan lampu belakang, layar konsol Full digital dan masih banyak lagi. Sayangnya, tangki juga terbilang kecil, hanya mampu menampung 4.3 liter bahan bakar saja.

Sekarang kita bahas power and torque to weight ratio dari motor ini. Setelah dikonversi ke horse power, maka didapat tenaga sebesar 15.41 hp. Sehingga power to weight ratio nya adalah 0.135 hp/kg. Sedangkan untuk torsinya 0,118 Nm/kg. Maka di atas kertas, Satria masih lebih unggul dibanding kompetitornya.


Now for the last, MX-King dengan mesin 149.7cc nya yang sanggup menyemburkan tenaga sebesar 15.4 ps pada 8,500 rpm dan torsi sebesar 13.8 Nm pada 7,000 rpm. Satu2nya ayago yang masih menggunakan mesin SOHC, 4 tak berpendingin cairan dengan sistem transmisi 6 percepatan dan berat 115 kg membuatnya menjadi motor terberat dibanding dua motor lainnya. Kapasitas tangki berkisar 4.2 liter dan menjadi motor dengan ukuran tangki paling kecil.. harga nya pun terbilang lebih murah dibanding pesaingnya, yakni 18 juta 950 rbu an..

Untuk fitur-fiturnya terdapat lampu LED menyipit pada tebeng depannya, khusus untuk MX-King saja, panel indikator dan speedometer futuristik layaknya motor sport dan juga spakbor model gantung. Bannya yang gambot pun turut memberikan sumbangsih terbesar untuk kenyamanan dan pengendalian (ukuran 120mm untuk ban belakang).

Sekarang mari kita bahas bagian mesinnya setelah dikonversi ke tenaga kuda, maka didapatkan 15.18 hp dan torsi 13.8 Nm, maka power and torque to weight ratio ny 0.132 hp/kg dan 0.12 Nm/kg. Jika dibandingkan di atas kertas, maka satria FU unggul dengan PTWR 0.164 hp/kg dan torsi 0.12 Nm/kg. Sedangkan di posisi kedua, Sonic dengan PTWR 0.135 hp/kg dan torsi 0.118 Nm/kg. Terakhir, MX-King dengan PTWR 0,132 hp/kg dan torsi 0.12 Nm/kg.

Last, smuanya ini belumlah mutlak, bobot pengendara, teknik yang tepat dapat menjadikan salah satu dari ketiga motor ini bisa lebih unggul di jalanan. Sekian dari saya. Semoga bermanfaat..!




Satria FU, Honda Sonic, Jupiter MX-King, siapakah juaranya..? Part 1

Pada kesempatan kali ini saya ingin mengoprek komparasi motor ayago yang saat ini sedang hot. Siapa lagi kalo bukan ketiga ksatria, Satria FU, Honda Sonic dan Jupiter MX-King..


Dari segi desain setiap motor memiliki ciri khas masing-masing, meskipun satria fu dan sonic memiliki bentuk yang serupa, tapi sebenarnya mereka tak sama. Menggunakan pelek berjari 5 dengan dua cabang pada setiap jarinya. Warna pelek pada setiap edisi pun patut diapresiasi, secara Suzuki berani tampil beda dengan pelek berwarna hitam, merah dan juga Orange-gold. Pada new Sonic, juga mengadopsi jari dengan dua cabang, sedangkan jari-jarinya adalah enam. Pada MX King, pelek berjari lima dengan dua garis kokoh dan panjang pada setiap jarinya.


Untuk desain dari samping, tentu saja nyaris sama antara satria dan sonic. Satu hal yang menjadi catatan penting pembedanya adalah suzuki terkesan lebih berani dan tidak ada toleransi dalam mendesain striping produk andalannya.. wajar saja, ini baru merupakan awal brojolnya produk satu ini, masih banyak yang perlu dilakukan untuk menggoyahkan pangsa pasar yang saat ini masih dipegang oleh suzuki. Untuk MX King, desain benar-benar berbeda.. Yang menjadi poin plus, motor ini terlihat lebih gambot dari pesaing-pesaingnya. Oleh karena itu, MX King dapat direkomendasikan untuk mereka yang senang motor dengan ukuran lebih berisi.


pada bagian headlamp, ketiga motor memiliki perangai yang berbeda-beda, ada MX King yang terkesan gentle dan cool, Honda Sonic yang terkesan agresif dan futuristik, serta juga Satria yang dinamis dan menantang.

Untuk bagian belakang, sayangnya honda masih belum mengeluarkan segenap kemampuannya, lampu masih terkesan kotak dan kaku, meskipun sudah melancip imho.. tidak seperti satria fu yang lebih terkesan manis, namun desainnya sudah mulai termakan umur.. sedangkan untuk yamaha, cukup memberikan desain yang apik dan cukup modern.. selain itu, bentuknya yang runcing tetap menjadi sorotan, dimana desain tersebut terkesan menarik yang sudah menjadi DNA Yamaha membuat buritan dengan bentuk lancip..

Dan sepertinya jawara kita kali ini jatuh ke pihak yamaha sebagai pemenangnya.. penampilan baru yang out of the box, membuat ayago dari bebek asli dengan desain yang futuristik, spakbor gantung, ban gambot dan body berisi berhasil menciptakan image baru akan sebuah ayago yang tidak lagi kecil dan (maaf) kerempeng.. jawara kedua masih tetap sang ksatria, satria FU yang pasarnya sudah lama tidak tergoyahkan, tetapi kemenangan ini belumlah final, para kompetitor sudah mulai menghadang.. untuk itu satria perlu berbenah diri untuk menghadapi goncangan-goncangan singgasananya, tetapi desain saja tidak cukup.. untuk itu tunggu postingan selanjutnya mengenai mesin dan performa serta fitur-fitur pada ketiga motor ini.. siapa yang lebih unggul.. tunggu kelanjutannya..!

Tuesday, August 11, 2015

BMW H4 S1000RR, Mission Impossible 5 The Rogue Nation

Yuk kita bahas film yang lagi hangat-hangatnya kluar nih.. Apa lagi klo bukan mission impossible 5 Rogue Nation. Hal menarik yang saya dapatkan adalah momen ketika adegan kebut-kebutan motor yang tidak salah lagi dari wajahnya yang belang, kita sambut BMW S1000RR atau dikenal juga dengan nama H4 untuk versi spesial nya Motor ini menjadi satu paket dengan mobil-mobil lainnya yang disponsori khusus oleh perusahaan otomotif yang namanya sudah melambung dan berasal dari Eropa.. siapa lagi kalo bukan BMW.. selain memproduksi mobil, ternyata BMW juga memproduksi motor.

2015 BMW S1000RR HP4 merupakan salah satu jenis motor fairing dengan mesin 999cc berpendingin cairan, empat segaris yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 199 hp pada 13,000 rpm dan torsi 83 lb-ft pada 9750 rpm. Yang mampu melesatkannya dari berhenti hingga 100 km/j dalam hanya waktu 2.6 detik.

Untuk versi 2015, BMW telah meng-upgrade mesinnya dan didapatkan 6 tenaga kuda hingga menjadi 199 hp dari model 2014 yang hanya memiliki tenaga sebesar 193 hp. Desainnya yang unik membuat motor ini 'one of a kind' dari lampu yang separuh bulat separuh tajam. Desain fairing yang nampol layaknya sirip ikan hiu membuat motor ini terkesan garang sekali..

Jika agan-agan sekalian penasaran dengan perbedaan pada seri H4 dan versi biasanya di sini saya ajak untuk mengenal sosok H4 lebih dalam. Beberapa perombakan yang dilakukan adalah versi H4, 9 kg lebih ringan, penyempurnaan sistem elektronik, ban dan rem yang lebih besar yang menjadikannya lebih gesit, mudah dikendarai dan lebih halus. Sekian informasi dari saya.. semoga bermanfaat..!